Rabu, 09 Desember 2015

MEDAN LISTRIK PADA SISTEM SYARAF MEMPENGARUHI GERAK REFLEKS

          MEDAN LISTRIK PADA SISTEM SYARAF MEMPENGARUHI GERAK REFLEKS





Dalam sistem syaraf manusia,sum sum tulang belakang adalah intrumen yang menjadi sistem refleks tubuh,gerak gerak refleksi tubuh itu sangat dibutuhkan untuk menghindari hal hal yang membahayakan tubuh itu sendiri.Gerak refleks ini juga mempengaruhi sistem sel-sel,jaringan-jaringan,dan organ tubuh,Sum sum tulang belakan mengkordinasikan gerak gerak tubuh,melalui impuls listrik yang diubah oleh neoron motorik menjadi sebuah pengendalian gerak tanpa disadari.Secara haqiqinya gerak itu dapat dibagi menjadi dua yaitu :

1- Gerak Jasmani /Fisika
2-Gerak Rohani/Metafisika

Kedua gerak tersebut dapat menjadi gerak yang berasal dari gerak sadar,dan bisa juga terjadi dari gerak yang tidak disadari yang disebut gerak refleksi.Gerak refleks itu timbul dengan refleksi seketika yang muncul dari fungsi sum sum tulang belakang.
Potensi repleks pada lengkung tulang belakang,tidak terlepas dari tanggapnya sumsum tulang belakang menanggapi rangsangan dari luar dengan neuron sensoriknya mekonversi rangsangan tersebut menjadi impuls listrik dan memprosesnya dipusat syarat manusia,Dengan melihat hal tersebut gerak sadar dan gerak refleks terjadi impuls impuls listrik yang mengalir ,bergerak ,bergetar menjagi gelombang gelombang elektromagnetik pada sum sum tulang belakang dan otak manusia sebagai pusat syaraf.

Melihat tersebut di atas maka Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia memberdayakan impuls impuls listrik,yang memiliki medan magnit yang dapat merangsang gerak refleks pada tubuh manusia.Besar kecilnya medan lisbtrik yang terdapat pada pusat syaraf,akan mempengaruhi gerak refleks,semakin kuat dan besar medan magnit yang ada,akan menjadikan gerak refleks tersebut pada waktu kecepatannya,Semakin kuat medan magnit yang dihasilkan,maka semakin cepak reaksi gerak yang dihasilkan.Reaksi dari gerak refleks yang semakin cepat dan berkualitas,semakin cepat getaran gelombang refleksinya membaca dan bereaksi terhadap kejadian yang terjadi secara fisika dan metafisika,Untuk memperkuat daya refleksi pada tubuh .agar dapat membaca signal signal alam,dan beraksi seketika pada gerak tubuh sesuai dengan kebutuhan,maka Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) menemukan methode latihan latihan tertentu untuk memperbesar dayan medan listrik pada tubuh.Sehingga diharapkan dengan besarnya daya medan magnit tersebut,tubuh dapat memiliki daya refleksi tinggi terhadap gerak,dan pengenalannya kepada kejadian kejadian yang berhubungan erat dengan tubuh dan alam sekitarnya.

Interaksi otak-dan-tubuh merupakan fungsi sumsum tulang belakang penting lain dengan kemampuannya untuk mengkoordinasikan gerakan tubuh. Neuron sensorik ditemukan dalam sumsum tulang belakang menanggapi panca indera tubuh dan mengkonversi rangsangan dari lingkungan luar menjadi impuls listrik. Impuls ini kemudian dikirimkan ke sistem saraf pusat untuk diproses. Pada gilirannya, neuron motorik mengubah informasi sistem saraf pusat menjadi impuls listrik yang diarahkan ke otot dan organ, sehingga mengendalikan gerakan. Jika ada bagian dari sumsum tulang belakang yang terluka, kelumpuhan tubuh dapat terjadi.
Sumsum tulang belakang juga berisi lengkung refleks. Ketika saraf reseptor di kulit yang dipicu oleh stimulus sensorik ekstrim seperti panas yang hebat atau pembakaran, reseptor mengirimkan impuls peringatan ke sumsum tulang belakang. Selanjutnya, saraf motorik atau kelenjar yang terhubung ke sumsum tulang belakang melepaskan refleks tergantung pada jenis stimulus. Refleks juga dapat mempengaruhi sistem kerangka atau jantung dan organ lainnya. Perannya dalam tanggapan insting ini berarti sumsum tulang belakang sangat penting dalam pola respon fight-or-flight sistem saraf itu.
Sumsum tulang belakang adalah trek dari saraf di belakang. Sumsum tulang belakang adalah anggota penting dari sistem saraf pusat memanfaatkan sel-sel saraf dan saluran saraf berfungsi dalam beberapa cara penting. Fungsi sumsum tulang belakang yang Vital termasuk menyediakan koneksi antara otak dan tubuh, mengarahkan gerakan, dan tempat bagi sistem refleks tubuh.
Ada beberapa bagian yang menyusun sumsum tulang belakang, dan masing-masing memainkan peran penting dalam fungsi sumsum tulang belakang. Sel-sel saraf yang terkandung dalam materi abu-abu pada sumsum tulang belakang, dan ini mengelilingi kanal bagian dalam yang diisi dengan cairan tulang belakang yang menyediakan kabel dengan kepadatan dan bantal. Saluran yang mengarah ke dan dari otak berada dalam lapisan luar dari materi putih. Traktat ini terbuat dari neuron sensorik dan motorik. Tiga lapisan membran jaringan dan tulang vertebrae sebagai pelindung membungkus saraf halus penting untuk fungsi sumsum tulang belakang.
Segmen dari sumsum tulang belakang menimbulkan pasang saraf spinal yang cabang dari talinya. Akar saraf ini berkomunikasi dengan sel-sel lain dalam sistem saraf pusat. Mereka kemudian membantu mentransfer informasi ini ke saraf lain di seluruh tubuh. Pada gilirannya, informasi yang masuk dari sistem saraf perifer membuat jalan ke otak melalui saraf ini.
Sumsum tulang belakang bekerja seperti operator switchboard telepon, membantu otak berkomunikasi dengan bagian-bagian berbeda dari tubuh dan sebaliknya.

Tiga peran utamanyasum sum tulang belakang adalah:

1-Untuk menyampaikan pesan dari otak ke berbagai bagian tubuh (biasanya otot) untuk dikenakan tindakan
2-Untuk menyampaikan pesan dari reseptor sensorik yang ditemukan di seluruh tubuh ke otak
3-Melakukan koordinasi reflek (respon cepat terhadap rangsangan luar yang tidak melalui otak, mereka dikelola oleh sumsum tulang belakang saja)
Gerak refleks merupakan respons sel saraf motorik, sensorik, interneuron, efektor, dan organ-organ sensor secara cepat dalam waktu bersamaan. Gerak refleks berada di dalam jalur saraf tepi di bawah kendali sistem saraf somatik yang bekerja dalam kondisi tak sadar. Pada gerak refleks, jalur penghantaran impuls dipersingkat sehingga tidak perlu ada regulasi dari sistem saraf di otak.
Gerak refleks merupakan respons neuron motoris, neuron sensoris, neuron intermediet efektor, dan organ-organ sensoris secara bersamaan. Respons tersebut berlangsung secara cepat. Contoh lainnya misalkan ketika lutut kita dipukul. Ketika lutut dipukul, reseptor akan mendeteksi adanya perubahan pada tendon. Kemudian, neuron sensoris akan meneruskan informasi tersebut ke sistem saraf pusat (sumsum tulang belakang) dan neuron intermediet (interneuron). Dari sumsum tulang belakang, impuls akan diteruskan melalui neuron motoris ke efektor berupa satu sel otot (quadriceps). Respons quadriceps akan membuat kaki terangkat. Pada saat yang bersamaan, neuron motoris lainnya merespons impuls dari interneuron. Akibatnya, otot paha bawah (otot fleksi) akan terhambat sehingga relaksasi dan tidak menahan gerak dari otot paha atas (quadriceps).

Selasa, 08 Desember 2015

MEDAN LISTRIK PADA TUBUH MANUSIA DAN REFLESINYA



                      MEDAN LISTRIK PADA TUBUH MANUSIA DAN REFLEKSINYA








Medan energi yang mengandung energi elektromagnetik atau biogetic ray bersifat multidimensional yang menyelubungi tubuh manusia (Bioplasmik) dan makhluk lainnya.Medannya membentuk karakter ‘emosional’ seseorang. Aliran energi disuplai kekuatan medan listrik yang dihasilkan oleh tubuh, medan magnit tersebut mengumpulkan energi dari alam . Medan magnit dapat dipengaruhi dari dalam dan lingkungan luar tubuhnya.Medan magnit inilah yang mengeluarkan getaran,gelombang berupa gelombang suara dan gelombang cahaya.Manifestasinya muncul dalam bentuk pancaran,radiasi yang mengalir mempengarui tubuh dan alam sekitarnya.
Medan Listrik manusia adalah medan energi yang bergerak ,mengalir memancar dengan radiasi gelombangnya. Medan Listrik Tubuh yang ideal mencerminkan kesehatan, aktivitas mental dan keadaan emosi.Dapat mendideksi penyakit yang akan timbul pada tubuh dan akan memiliki refleksi yang tinggi dalam mengenal suatu kejadian secara fisika dan metafisika.
MedanListrik utama adalah berada disekitar tubuh,energi dasar disusun dari darah,cairan tubuh,sel sel tubuh,jaringan jaringan tubuh,dan oragan organ tubuh.yang bereaksi dan memperluas dirinya dengan gerak getaran gelombangnya. Sistem syaraf manusia mengatur gerak sadar dan gerak refleksi,jika medan listrikunya ideal,maka dapat memperkuat kesadaran dan gerak refleksi tubuh yang dapat mempertajam naluri,intink dan intuisi,

Medan Listrik sensitif terhadap situmulus situmulus dari alam sekitarnya.dan memiliki resvon sensitif dengan gerak refleksinya. Bereaksi dengan cepat terhadap sesuatu hal yang menjadi kebutuhan tubuh yang sangat diperlukan,seperti ketika sakit pinggang medan listrik tersebut dengan getaran gelombangnya akan memperbaiki tempat yang sakit.
Semua benda di alam ini materi itu terdiri dari gabungan partikel partikel kecil berbentuk proton dan netron,sehingga hakikat sesungguhnya semua materi itu memiliki daya tarik menarik atau tolak menolak kepada semua benda materi lainnya,untuk dapat terciptanya sifat sifat magnet magnet,maka dasarnya harus kita pahami terlebih dahulu,setelah itu baru kita akan mengenal medan magnetisme dalam batang tubuh kita dan setelah mengenalnya kita dapat memamfaatkannya.
Agar kita dapat menghasilkan bio listrik dalam tubuh kita, energi listrik yang yang menimbulkan medan magnit pada tubuh kita.Bio listrik yang merupakan potensi pada tubuh manusia yang berasal dari sistem syaraf manusia,sel sel tubuh,jaringan jaringan tubuh dan organ organ tubuh dengan kandungan zat yang ada padanya.



Hidup tergantung pada perubahan sinyal-sinyal dari molekul-molekul melalui vibrasinya atau gerak getaranya. Melalui perubahan sinyal-sinyal tersebut fungsi-fungsi biologi dapat dikontrol. Vibrasi molekul-molekul merupakan frekuensi gelombang elektromagnetik yang mengirim sinyal-sinyal. Air merupakan media transmisi pesan berkecepatan tinggi diantara molekul. Bisa kita bayangkan jutaan molekul secara biologi saling komunikasi pada kecepatan cahaya. Gerak vibrasi-vibrasi molekul biologi tersebut menghasilkan frekuensi gelombang elektromagnetik yang menghasilkan arus listrik sehingga dapat menimbulkan medan elektro-magnetik.
Kerja sistem syaraf dan otak bahkan pertumbuhan tulang terjadi melalui mekanisme kelistrikan. Sinyal-sinyal listrik tubuh merupakan deksriptor terbaik semua fungsi hidup berbagai organ. Itulah sebabnya dunia kedokteran modern tengah fokus pada penelitian tentang pemanfaatan listrik tubuh dalam menangani pasiennya. Pada gambar di atas tampak bahwa impuls-impuls atau sinyal-sinyal syaraf dalam sistem syaraf manusia dihantarkan dari reseptor sampai kepada efektor, melalui aliran partikel-partikel bermuatan listrik positif yang searah dengan aliran impuls. Semakin banyak ion-ion bermuatan yang dialirkan semakin banyak impuls syaraf yang disalurkan. Akibat dari partikel-partikel bermuatan listrik dalam tubuh manusia menyebakan manusia dapat tersengat listrik atau dialiri oleh arus listrik.

Gerak berhubungan dengan adanya energi yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup yang bersumber dari ATP (Adenosine Tri Posphate) yang dihasilkan oleh mitokondria dalam proses respirasi sel. Energi yang dihasilkan berupa ion-ion yang memiliki muatan yang berbeda-beda sehingga mengakibatkan timbulnya perbedaan bio potensial tegangan sel . Tegangan yang paling besar dihasilkan oleh sel-sel saraf (nefron) dan sel-sel otot (muscle). Tegangan sel dapat bertahan konstan dalam jangka waktu yang lama, namun dapat pula diubah melalui suatu perlakuan internal maupun eksternal dalam bentuk gangguan atau rangsangan (fires). Pengubahan nilai tegangan pada sel akan menghasilkan suatu pulsa tegangan (voltage pulses). Efek yang ditimbulkan oleh pengubahan tengangan ini sangat bergantung pada jenis selnya. Sel-sel saraf, oleh karena pengubahan nilai tegangan selnya, dapat menghasilkan pulsa tegangan yang dapat dirambatkan ke berbagai sel lainnya untuk memberi informasi tentang hal-hal yang kita rasakan dari panca indra.

Tiga macam sel syaraf, yaitu:

1-Sel-sel saraf sensorik atau aferen, Sel saraf sensorik berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor yaitu alat-alat indera ke saraf pusat yaitu otak dan sumsum tulang belakang,
2- Sel saraf motorik/eferen. Sel saraf motorik berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor yaitu otot dan kelenjar,
3- Sel saraf penghubung/ Asosiasi. Sel saraf penghubung berfungsi menghubungkan sel saraf sensoris dengan sel saraf motoris. Pergerakan Implus Syaraf Listrik pada gerak sadar.

Sedangkan sum sum tulang belakang dan otak akan menghasilkan aliran listrik yang refleksi pada tubuh manusia,gerak gerak refleksi dari stimulan yang tanpa disadari menjadikan respon refleks pada tubuh.Respon refleks ini,jika mendapat energi yang kuat dari medan listrik tubuh maka geraknya akan menjangkau hal bersifat fisika dan metafisika tanpa kita sadari,Gerak gerak refleks ini sangat diperlukan pada saat kita menghadapi hal yang menimpa diri kita tanpa kita sangka sangka sebelumnya,Gelombang refleks dapat menembus fenomena alam metafisika dengan seketika tanpa direncanakan terlebih dahulu,Seperti melihat kejadian kejadian yang terjadi dan akan terjadi tanpa intrument,tanpa meditasi,tanpa pemusatan pikiran,tanpa tirakat,namun hal tersebut terjadi seketika karena medan listrik tubuh sudah kuat dan ideal.

Senin, 07 Desember 2015

VIBRASI MAGNETIK ENERGI TUBUH


                                        VIBRASI MAGNETIK ENERGI PADA TUBUH





Materi Alam Semesta ini semuanya berasal dari fartikel fartikel zat yang berputar mengejar inti zatnya,fartikel fartikel tersebut memiliki ion ion yang saling kejar dan terjadi ledakan ledakan,dan ledakan tersebut menimbulkan senyawa senyawa,dari gerakan fartikel fartikel tersebut terjadi gelombang elektromagnetik.elektron elektron yang mengalir membentuk atom dari dunia fisik. Desain geometrik dan kecepatan aksi di sekitar inti pusat membangun jenis atom juga tingkatan vibrasi (Getaran). dan hasilnya adalah: Planet, manusia, hewan, tumbuhan, pohon-pohon. Semua memancarkan tingkat getaran tertentu. Yang padat memiliki tingkat vibrasi/getaran yang lebih rendah dalam spektrum cahaya.
Tubuh manusia mengandung milyaran bio elektron, yang tersusun dalam sebuah sistem energi yang memiliki simpul utama di jantung atau qolbu. Dari simpul utama di jantung, jaringan itu menuju ke organ-organ tubuh lainnya, seperti otak, ginjal, paru, dan sebagainya. Di dalam organ tersebut jaringan terpecah menuju sel-sel. Di dalam sel-sel, terdiri dari molekul-yang berjumlah jutaan. Dan akhimya seluruh jaringan itu berujung pada elektron-elektron yang berjumlah milyaran yang merupakan penghasil bio listrik dalam tubuh.
Fakta yang menarik adalah jantung kita ini bisa mengukur denyutan listrik yang terkait dengan gerak hati atau jiwa kita. Pengukuran lewat EKG (Electric Cardio Graph) akan memberikan informasi kepada kita apakah seseorang sedang marah, sedih atau sedang tenang. Jantung adalah cermin dari sikap, hati kita. Jadi, seluruh sistem energi tubuh kita itu bisa dipengaruhi dari sisi mana saja. Bisa kita stimulasi lewat organ, lewat sel, maupun lewat bio elektron. Dan yang paling mendasar adalah bahwa sistem itu memiliki frekuensi tertentu.
Suatu contoh nyata ,jika seseorang sedang marah, maka seluruh sistem energi dalam tubuh kita itu akan bergetar dengan frekuensi kemarahan tersebut. Yang mula-mula terserang adalah jantung hati kita. Jantung akan berdetak detak dengan frekuensi yang kasar. Getaran jantung itu lantas akan menyebar ke seluruh organ tubuh, menjalar jutaan sel dalam tubuh kita, dan akhirnya menggetarkan milyaran bio elektron di dalam tubuh kita. Karena itu, ketika seseorang marah, maka bukan hanya jantungnya yang berdenyut tidak beraturan, melainkan juga seluruh tubuhnya gemetaran. Orang yang marah sulit mengendalikan pikirannya dengan tenang, kemampuan otak untuk berpikir secara rasional akan jauh berkurang, hal ini disebabkan suplay bio listrik menuju organ vital otak juga terganggu. Demikian pula sebaliknya, orang yang sedang dalam kondisi kejiwaan yang stabil. Orang yang sedang tenang hatinya, maka denyut jantungnya juga akan tenang, stabil dan lembut. Getaran itu juga akan mengimbas ke seluruh tubuhnya lewat organ, sel-sel dan Bio elektron.
Diantara organ tubuh yang paling membutuhkan suplay bio listrik dalam jumlah lebih adalah Otak. Otak yang terdapat di batok kepala kita dapat dilihat secara kasat mata. Sedangkan Batin bukanlah materi dan ia merupakan benda quantum yang tak tampak. Otak memelihara Hidup Kita, Batin mengarahkan kehidupannya, Otak terkurung di Batok kepala, sedangkan Batin dapat pergi kemana-mana. Otak itu patuh pada kesadaran tapi bekerja bebas dari Kesadaran. Otak memilih Energi, Aspek kelistrikan energi ini mudah di ukur dengan Instrumen Electroenceph allograph.
Otak juga merupakan organ yang hebat terbuat dari bermilyar-milyar sel yang saling berhubungan dengan penginderaan dan daerah pergerakan. Ini pada gilirannya berkomunikasi dengan sebanyak tiga puluh bilyun sel syaraf diseluruh badan, termasuk juga tiga juta titik tanda rasa sakit sepanjang kulit. Semua masuk ke dalam badan itu melewati system syaraf yaitu penglihatan, suara emosi dan lain-lain.
Gelombang Elektromagnetik pada tubuh memancarkan gelombang transfersal dan gelombang longitudinal,akan mempengaruhi kondisi fisik, emosi, mental kesehatan dan lain-lain yang ditunjukkan oleh reaksibyang berbeda.Energi itu muncul dari aktifitas listrik yang menjalar di sel-sel syaraf kita. Aliran listrik yang ada di syaraf kita pun seperti listrik yang menjalar di kabel listrik: adanya Medan elektromagnetik dari aliran listrik yang bergerak,bergetar dengan aliran elektronnya.Natural Magnetik Energi yang bergerak ,bergedar,bergelombang,berasal dari pancaran dari Medan elektromagnetik yang ada di syaraf kita. Semua mahkluk yang masih hidup termasuk manusia memiliki magnetik energi tubuh. Energi magnetik tubuh itu sendiri adalah suatu pancaran Medan energi dari dalam tubuh yang keluar mengelilingi seluruh tubuh tanpa terbatas oleh waktu dan ruang.Besar pancaran Medan energi yang keluar dari dalam tubuh, tergantung dari metabolisme aliran elektron yang menjadi Medan energi pada tubuh. Otak merupakan pusat saraf manusia, milyaran sel saraf ada di otak,gerak refleksi terjadi dari sum sum tulang belakan dan otak yang menjadikan refleksi gerak tanpa disadari,
Refleksi gerak yang menyelubungi manusia merupakan satu energi gerak yang terdiri dari ion-ion negatif dan positif, bergerak terus-menerus dan bisa berubah. Dengan tumbuhnya Natural Magneti Energi Tubuh hal ini dapat diperkuat dan diperbesar, sehingga kita bisa membentuk gelombang energi dengan frekuensi tertentu yang banyak kegunaannya, misalnya pengobatan medis, non-medis, psikis dan lain-lain. Hal ini bisa terjadi karena setiap kita meniatkan dan mengatakan sesuatu sesuatu dengan refleksinya,gerak itu akan terjadi tanpa sebuah keingingin yang berhasrat kuat.
Energi energi muncul secara alamiah yang merupakan bias bio listrik yang mengalir disel-sel syaraf kita dan hal ini tergantung dari sejati / kepribadian seseorang. Seperti Bohlam atau lampu senter kalau baterainya lemah maka cahayanya juga akan redup. Maka perlu baterainya discharge untuk memperkuatnya. Magnetik Energi merupakan potensi diri yang dimiliki setiap manusia, merupakan energi tubuh yang terpancar dari kekuatan jiwa dan raga manusia. Pada dasarnya setiap anak manusia yang dilahirkan memiliki kadar Natural Magnetik Magnetik yang sama, akan tetapi pada saat proses manusia menjalani kehidupan dan bertambahnya usia, setiap manusia jadi memiliki kadar Natural Magnetik Energi yang berlainan. Semua itu dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya faktor lingkungan, keluarga, komunitas, tingkat kecerdasan,ketenangan seseorang.


Natural Magnetik Energi banyak memiliki fungsi dan manfaat, selain menambah daya tahan tubuh seseorang menjadi kuat terhadap serangan penyakit,Magnetik Energi manusia dapat mempengaruhi alam sekitarnya.dengan gerak getaran gelombangnya Energi inti seseorang melambangkan besar kecilnya energi orang tersebut, semakin kuatnya Energi nti seseorang menunjukkan semakin besar energi yang bersangkutan, begitu pula sebaliknya. Magnetik Energi terdiri dari dua bagian yang melapisi tubuh dimana bagian dalam biasa disebut Energi inti dan bagian luar disebut Bias Energi.
Pakar fisika Stephen Wolfram dengan teori Automata Seluler dan Michio Kaku dengan pendekatan perwakilan ruang Hyperspace. Kaku mendapatkan idenya dari penemuan Einstein tahun 1915 yang mengatakan bahwa alam semesta terdiri dari empat dimensi: ruang dan waktu yang berkembang. Kelengkungannya menyebabkan “gaya” yang disebut “gravitasi”. Kemudian Theodore Klausa pada tahun 1921 meneruskan riset Einstein tersebut dan mengatakan bahwa riak pada dimensi ke “lima” dapat dilihat sebagai “cahaya”. Bagaimana dengan dimensi yang lebih besar dari Lima? Kaku memperkenalkan teori yang disebut “superstring”. Jadi kelengkungan yang terjadi pada ruang dan menyebabkan gravitasi merupakan paket terkecil dari “string yang “bergetar” dan “beresonansi”. Demikian juga cahaya yang merupakan riak dari dimensi ke-5 adalah komponen “string” lainnya. Dengan begitu, empat gaya dasar tadi dapat digabungkan dan peristiwa di dalamnya menjadi dimensi yang lebih besar: 10 dimensi. Dengan 10 dimensi itu Kaku berhipotesis bahwa semua proses yang terjadi sehari-hari-termasuk fenomena Inner Power / tenaga dalam/ atau ada yang menyebut Prana dapat dijelaskan.
Perkembangan ilmu fisika tidak berhenti hanya pada 10 dimensi, masih ada dimensi yang lebih besar lainnya. Banyak konsep bermunculan, seperti pendekatan dengan teori membran dan sebagainya yang semakin menuju pada hasil unifikasi gaya-gaya yang mengatur seluruh alam semesta. Penjelasan Ilmiah ini meyakinkan Kita bahwa di luar panca indera yang terbatas, masih ada dimensi yang lebih tinggi dan belum dieksplorasi dan dirasakan. Cara berpikir dan bekerja sensor manusia, terbiasa dalam lingkup ruang dan waktu (empat dimensi). Pada kenyataannya, pikiran manusia tidak terbatas hanya pada ruang dan waktu tersebut. Sudah saatnya ilmu pengetahuan dan teknologi mengarahkan risetnya pada hal-hal yang “esoterik” yang dulu dikatakan sebagai “meta-rasional “atau Metafisika , seperti adanya konsep Magnetik Energi .Supranatural dan tenaga jiwa / Inner Power.
Melihat hal tersebut di atas maka,Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) menemukan sebuah methode untuk membangkitkan Supranatural atau Inner Power dengan menumbuh kembangkan Natural Magnetik Energi Tubuh,yang merupakan potensi pada manusia agar memiliki energi gerak,getaran gelombang yang kuat dan seimbang pada tubuh

MAMFAAT NATURAL MAGNETIK ENERGI TUBUH BAGI KESEHATAN



               MAMFAAT NATURAL MAGNETIK ENERGI TUBUH BAGI KESEHATAN




Natural Magnetik Energi Tubuh yang sudah tubuh dan bangkit menjadi gerak getaran gelombang yang mengandung medan magnit di dalam tubuh manusia, mendatangkan efek menguntungkan terhadap sirkulasi darah,sirkulasi getah bening, produksi hormon, saraf dan otot.
Suatu metode pengobatan, yaitu terapi dengan menggunakan Getaran Gelombang Natural MagnetIik Energi Tubuh, untuk penyembuhan berbagai penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada peredaran darah, sistem metabolisme, sistem hormon, enzim dan gangguan sel sel pada tubuh manusia.
Prinsip Kerja Terapi getaran gelombang Natural Magnetik Energi Tubuh dalam Menyembuhkan Penyakit adalah sebagai berikut:
Sel sel darah manusia mengandung zat besi (Fe) dan Neodymium magnet (Nd2Fe14B) yang digunakan juga dalam terapi Natural Magnetik Energi Tubuh memberikan medan magnet pada tubuh mempengaruhi unsure besi (Fe) pada sel-sel darah. Ketika magnet atau sinar inframerah diletakkan dekat pembuluh arteri utama, seperti pembuluh arteri jantung (titik nadi di pergelangan tangan) atau arteri karotid (titik nadi dileher) akan terjadi perangsangan (reaksi Fe pada Neodymium terhadap Fe pada sel-sel darah) sehingga sel-sel yang sebelumnya saling menempel dan bersambungan akhirnya terurai. Hal ini mengakibatkan aliran darah lebih lancar.Ketka getaran magnitik tumbuh pada badan manusia itu merambat dengan gelombangnya ,maka magnet tersebut akan merilekskan dinding-dinding kapiler sehingga memperlancar aliran darah ke area yang sakit. Magnetik Energi Tubuh yang mengandung sinar inframerah yang menembus permukaan kulit juga membantu mengaktifkan sel syaraf sehingga mampu menyampaikan pesan dengan cepat. Hal ini merangsang proses pemulihan sel dan meningkatkan kemampuan penyerapan ion negatif yang membuat keseimbangan ion dalam tubuh kita tetap terjaga.Selain itu, magnet juga mencegah terjadinya kejang yang merupakan penyebab berbagai rasa sakit. Magnet bekerja dengan mengganggu kontraksi otot-otot. Selanjutnya, magnet juga mengganggu reaksi elektrokimia yang terjadi di dalam sel-sel saraf. Dengan begitu akan menghambat penyampaian pesan rasa sakit ke otak,dan sekalikgus dapat menyembuhkan penyakit,dan mencegah datangnya penyakit.Dengan lancarnya aliran darah, maka kemampuan sel darah menyerap oksigen dan nutrisi meningkat. Oksigen, nutrisi dan hormon tubuh, termasuk penghilang rasa nyeri (hormon endorfin) akan disebarkan oleh sel-sel darah keseluruh jaringan dan organ tubuh yang membutuhkan. Pengaruh polarisasi berdampak pada sel-sel darah merah tersusun menjadi lebih teratur dan bebas, sehingga luas permukaan sel darah merah tersebut untuk mengikat oksigen menjadi lebih luas dan kemampuan membuang karbondioksida menjadi lebih baik. Dengan peningkatan luas permukaan sel darah merah, maka kemampuan sel darah merah mensuplai oksigen ke sel-sel tubuh bertambah. Apabila semua sel di seluruh tubuh memperoleh pasokan oksigen, nutrisi dan hormon dengan lancar maka sel-sel tersebut dapat bekerja dengan normal sehingga kondisi tubuh menjadi sehat kembali.

MPSSGI MERUJUK PADA KONSEP EKG


                                          MPSSGI MERUJUK KEPADAKONSEP EKG
                       DALAM MENUMBUHKAN MAGNIT TUBUH/LISTRIK TUBUH




Dalam konsep EKG dijelaskan bahwa pada tubuh manusia terdapat listrik/magnit yang disebut biolistrik.Biolistrik tersebut terjadi karena ada sistem kerja syaraf manusia,Otak,sum sum tulang belakang,sum-sum lanjutan yang mengatur gerak gerak otonom seperti detak nadi,denyut jantung ,dan syaraf tepi merupakan sistem kemagnitan dan kelistrikan pada manusia.
Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) dalam setiap latihannya,menumbuhkankan dan membangkitkan kemagnitan dan kelistrikan tubuh ini dengan latihan latihan tertentu,tanpa menggunakan alat atau intrumen listrik atau magnit sebagai media pembantu,Sebuah methode yang dikembangkan memiliki gerak gerak tertentu tanpa olah nafas,tanpa meditasi atau pemusatan pikiran,dan tanpa menggunakan doa,zikir dan mantra.Merujuk kepada EKG yaitu sistem kelistrikan dan kemagnitan pada tubuh manusia yang merupakan hasil penelitian yaitu sebuah alat elektronic yang dipasang pada tubuh yang disebut Elektrokardiogram (EKG),Elektrokardiogram ( EKG) adalah suatu grafik yang menggambarkan rekaman listrik jantung. Kegiatan listrik jantung dalam tubuh dapat dicatat dan direkam melalui elektroda-elektroda yang dipasang pada permukaan tubuh.Eletrokardiogram ini berasal dari ilmu yang mempelajari kelistrikan dan kemagnitan tubuh yang disebut ilmu Elektrokardiografi.Dengan terciptanya sebuah alat sensor untuk mengetahui kelistrikan dan kemagnitan tubuh manusia,yang membuktikan bahwa di dalam tubuh manusia terdapat potensial listrik dan magnit.Potensi listrik dan magnit pada tubuh manusia ini diusahakan memeliki medan magnit atau medan listrik yang stabil sehingga dapat didayagunakan oleh tubuh itu sendiri,Oleh sebab itu MPSSGI berusaha menyeimbangkan energi magnit/listrik yang terdapat pada tubuh tersebut dengan tehnik tehnik tertentu. Energi potensial ini ditumbuh kembangkan dengan cara cara yang sudah dibuktikan ,agar memiliki energi seimbang dan siap pakai untuk beberapa kebutuhan yang sangat diperlukan manusia.Kebuthan tersebut bersifat jasmani dan rohani,seperti kesehatan tubuh,tenaga dalam,pengobatan alternatif,keseimbangan emosi,mempertajam intuisi dan kecerdasan otak.Untuk lebih jelas lagi berikut ini ,mari kita lihat tentang pengertian EKG yatu sebuah konsep Listrik dan Magnit Dalam Tubuh

.
Konsep EKG, Listrik Dan Magnet Dalam Tubuh

Potensial listrik pada organ tubuh disebut Biolistrik.,biolistrik pada tubuh mempunyai dua aspek yang memegang peranan penting yaitu :

1-Kelistrikan dan Kemagnetan yang timbul dalam tubuh manusia.
2-Penggunaan listrik dan magnet pada permukaan tubuh manusia.

Sejarah perkembangan biolistrik yaitu Luigi Galavani (1780) mulai mempelajari kelistrikan pada tubuh hewan kemudian pada tahun (1786) Luigi Galvani melaporkan hasil eksperimennya bahwa kedua kaki katak terangkat ketika diberi aliran listrik lewat suatu konduktor.. Pada tahun (1856)Caldani menunjukkan kelistrikan pada otot katak yang telah mati, dan pada tahun (1928) melaporkan tentang pengobatan penderita dengan menggunakan short wave.
Kelistrikan dan kemagnetan dalam sistem tubuh terdiri dari, Sistem syaraf dan neuron syaraf Pusat,dan syaraf pusat terdiri atas :

1- otak (ensefalon)
,2- sumsum tulang belakang (medulla spinalis),
3- saraf tepi (perifer).

Syaraf perifer ini adalah saraf yang mengirim informasi sensorik ke otak atau medulla spinalis (afferen),,sedangkan serat saraf yang menghantarkan dari otak atau medula spinalis ke otot serta kelenjar (saraf efferen).Syaraf perifer terdiri dari sistem syaraf sadar dan sistem syaraf tak sadar (sistem saraf otonom),Syaraf Otonom adalah Sistem syaraf ini mengatur organ dalam tubuh secara otoni, misalnya : jantung, usus, dan kelenjar.Sedangkan syaraf yang berdiameter besar mempunyai kemampuan menghantar impuls lebih cepat daripada saraf berdiameter kecil. Dengan mempergunakan mikroskop elektron, syaraf dibagi dalam dua tipe yaitu, saraf bermyelin dan syaraf tanpa myelin.Kecepatan aliran listrik pada syaraf yang berdiameter yang sama dan panjang yang sama sangat tergantung kepada lapisan mielin ini..Akson tanpa mielin (diameter 1 mm) mempunyai kecepatan 20-25 m/detik. Syaraf bermielin pada diameter 10 µm mempunyai kecepatan100 m/detik.Kelistrikan pada sinapsis dan neuron.Hubungan antara dua buah syaraf disebut sinapsis, berakhirnya syaraf pada sel otot/hubungan syaraf otot disebut Neuromyal junction,sinapsis maupun neuromyal junction mempunyai kemampuan meneruskan gelombang depolarisasi dengan cara lompat dari satu sel ke sel yang berikutnya.
Sumber daya gerak jantung sangat bergantung pada kemampuan kerja dari sekelompok sel yang mampu menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang cukup untuk membuatnya terus bergerak.Sel-sel ini menghasilkan impuls listrik yang kemudian diteruskan oleh sel-sel penggerak yang tersebar dipermukaan jantung dan hingga membuatnya berdenyut. Sel-sel ini disebut Sinoatrial node (SA node) yang terdapat di Atrium sebelah kanan. Selain memiliki SA node, jantung juga memiliki serabut-serabut khusus yang mendistribusikan tenaga listrik pada jantung dilakukan.
Elektrokardiografi adalah ilmu yang mempelajari aktifitas listrik jantung, Sedangkan Elektrokardiogram (EKG)adalah suatu grafik yang menggambarkan rekaman listrik jantung. Kegiatan listrik jantung dalam tubuh dapat dicatat dan direkam melalui elektroda-elektroda yang dipasang pada permukaan tubuh.Mengalirnya aliran listrik akan menimbulkan medan magnet dan medan magnet sekitar jantung disebabkan adanya arus listrik jantung yang mengalami depolarisasi dan repolarisasi. Pencatatan medan magnet jantung disebut magnetokardiogram.

Minggu, 06 Desember 2015

MAMFA'AT KEKUATAN MEDAN MAGNIT TUBUH MENURUT TINJAUAN MPSSGI


                                     MAMFAAT KEKUATAN MEDAN MAGNIT TUBUH
                                                       MENURUT TINJAUAN MPSSGI





Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia adalah sebuah Organisasi yang bergerak dalam bidan olah kanuragan,yaitu memamfaatkan Biomagnetik tubuh dengan kekuatan medan magnitnya,Kekuatan biomagnetik tubuh dengan medan magnitnya harus terus ditumbuhkan agar kekuatannya tetap memadai untuk menjaga kesehatan tubuh,mencegah agar penyakit tidak menyerang tubuh,menyembuhkan penyakit yang menjangkiti tubuh.
Biomagnetik tubuh dengan kekuatan medan magnitnya dapat mencegah,menyembuhkan penyakit penyakit medis maupun non medis,
Oleh sebab itu Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia terus menggalakkan latihan latihan penumbuhan daya medan magnit tubuh,dengan latihan latihan tertentu yang telah dikembangkan dan diuji kejituannya sesuai dengan kebutuhannya,


Selama ribuan tahun, orang-orang Cina, Mesir, Kasdim, Arab, Yunani, Roma, dan India telah menggunakan magnet untuk penyembuhan. Magnet telah dipakai dalam pengobatan Cina sekitar 2000 tahun sebelum Masehi secara bersamaan dengan refleksologi dan akupuntur.Cleopatra, ratu Mesir yang terkenal kecantikannya, diketahui menggunakan magnet di dahinya untuk menjaga kulitnya tetap awet muda. Cleopatra mungkin adalah selebriti pertama yang menggunakan magnet.Pada tahun 1976, di Boston (Amerika Serikat), konferensi Internasional pertama mengenai Bio Magnetik diselenggarakan, dan pada saat itulah Terapi Magnetik Modern telah lahir.
Sel darah mengandung zat besi dan medan magnet masuk melalui kulit ke dalam jaringan tubuh dan aliran darah. Zat besi dalam sel darah seketika terpengaruh oleh medan magnet sehingga membuat aktivitas peredaran darah dalam pembuluh darah meningkat dan membuat aliran darah lebih baik. Ketika magnet ditempatkan di pembuluh arteri utama seperti pembuluh arteri jantung (titik nadi di pergelangan tangan) atau pembuluh nadi karoid (titik nadi di leher) akan terjadi penyerapan medan magnet yang lebih besar yang memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Jika aliran darah lebih lancar, maka terjadi peningkatan distribusi oksigen, nutrisi, dan hormon-hormon yang diperlukan untuk pemeliharaan jaringan dan organ-organ tubuh, termasuk zat-zat alkalin untuk penyembuhan dan endorfin, yaitu hormon alami untuk menghilangkan rasa sakit.Dalam tubuh yang sehat terdapat 80% ion negatif dan 20% ion positif. Alat terapi Gerak Getaran Gelombang Natural Magnetik Tubuh dengan seketika menarik ion negatif dari udara yang diperlukan sebagai sumber energi tubuh dan memblokir ion positif dari polusi.Banyak penyakit disebabkan karena metabolisme tubuh tidak seimbang. tenaga gerak getaran gelombang Natural Magneti Tubuh dapat digunakan sebagai terapi biomagnet langsung bekerja mengembalikan keseimbangan metabolisme tubuh dan otomatis membantu penyembuhan banyak penyakit.
Dalam hidup kita memerlukan lima elemen dasar untuk hidup yang sehat, yaitu: Oksigen, Air, Makanan, Olah Raga dan Medan Magnet.Sudah dibuktikan oleh para pakar bahwa jika tubuh kekurangan magnet, maka akan menimbulkan berbagai penyakit. Jika sel kekurangan magnet maka akan mempercepat penuaan sel, meningkatkan kekentalan dalam darah, memperburuk fungsi jantung untuk memblokir endapan-endapan dalam sistem sirkulasi, yang menyebabkan banyak penyakit pada darah, sistem saraf, sistem pencernaan,dan lain lain.Untuk mencegah gejala-gejala kekurangan magnet, kita seharusnya menambah medan magnet di tubuh kita secara tetap.Untuk menambah medan magnit pada tubuh,maka Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) mengadakan latihan untuk menembuhkan kekuatan magnit pada tubuh,sehingga medan magnit pada tubuh memiliki daya yang kuat .Dengan latihan latihan yang teratur maka kita akan mendapatkan mamfaat dari kekuatan medan magnit yang tumbuh pada tubuh kita,adapun mamfaat dari Biomagnetik tubuh tersebut antara lain sebagai berikut
1-Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imun) dan sirkulasi dara 2-Meningkatkan tenaga dan kekuatan.
3-Meningkatkan kemampuan sex.
4-Mengatasi susah tidur (insomnia).
5 -Mengurangi migraine, vertigo dan sakit kepala.
6-Menormalkan kadar kolesterol dalam darah.
7-Mencegah dan mengatasi penyakit jantung koroner.
8-Mengatasi stress ,dipresi,minder.mental tidak seimbang
9-Mengatasi masalah tekanan darah tinggi / rendah.
10-Meregenerasi sel-sel yang rusak dan meningkatkan metabolisme.
11-Mengatasi dan menyembuhkan penyakit medis maupun non medis
12-dan lain lain

MPSSGI MEMBERDAYAKAN MEDAN MAGNIT BIOMAGNETIK PADA TUBUH MANUSIA

      
        MPSSGI MEMBERDAYAKAN MEDAN MAGNIT BIOMAGNETIK PADA TUBUH




Dengan melihat Polaritas ion besi ( fe ) yang terdapat pada hemoglobin,dan menjadikan darah manusia bersifat magnetik,dan cairan tubuh manusia yang mengandung hidrogen yang juga bersifat magnit,maka potensi magnetik yang terdapat pada diri manusia ini oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia digunakan sebagai biomagnetik yang memiliki medan magnit,dan medan magnit tersebut memiliki daya tarik yang bergetar pada tubuh manusia.Getaran dari biomagnit dengan medan magnitnya akan menggetarkan sel sel ,jaringan jaringan,dan ala tubuh.Getaran getaran tersebut akan merambat menjadi gelombang yang memiliki frekuensi dan spectrum.Dengan adanya medan magnit karena sifat sifat magnit yang terdapat pada organ tubuh kita,maka hal ini dapat digunakan sebagai suatu media yang bersumber dari tubuh sendiri untuk menjadi tenaga yang bermamfaat,Pada dasarnya setiap benda di alam ini mempunyai grafitasi atau daya tarik,dan daya tarik ini terjadi karena adanya medan magnit yang terdapat pada benda tersebut.Dengan melihat hal tersebut,maka secara hukum biologi,setiap benda di alam ini memiliki getaran atau bergetar setiap waktu disebabkan karena gerakan dari medan magnitnya,Medan magnit pada tubuh manusia dapat diperbesar dayanya dengan suatu latihan yang dikembangkan oleh Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ).Biomagnetik pada tubuh manusia dapat diberdayakan dengan kekuatan medan magnitnya yang menimbulkan gerak getaran dan menjadi gelombang elektromagnetik tubuh,
Gelombang Elektromanetik tubuh ini sebagai sarana yang digunakan menjadi tenaga supranatural atau tenaga dalam.Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia mengembangkan suatu methode untuk membesar daya biomagnetik dalam diri manusia untuk beberapa tujuan yang akan dicapai,Tenaga yang ditimbulkan oleh medan magnit dari biomagnetik sangat berguna bagi tubuh,sebagai alat penghilang rasa sakit,penyembuh penyakit,penyeimbang mental ,mencerdas kan otak,mempertajm intuisi dan gelombang dapat menembus mistry alam itu sendiri.Untuk lebih jelasnya tentang Biomagnetik,maka berikut ini kita bahas tentang apa dan bagaimana sesungguhnya Biomagnetik yang terdapat pada tubuh manusia.



Biomagnetisme adalah fenomena medan magnetik yang dihasilkan oleh organisme hidup, yang masih merupakan bagian dari bioelektromagnetisme.Asal usul biomagnetisme diperkirakan telah muncul beberapa ratus tahun yang lalu, terkait dengan istilah "magnetisme binatang." Definisi ilmiah saat ini dimulai pada 1970-an, ketika semakin banyak peneliti memulai untuk mengukur medan magnetik yang dihasilkan oleh tubuh manusia.Gerhard Baule dan Richard McFee pada 1963 dari Departement of Electrical Engineering, Syracuse University, New York mendeteksi medan biomagnetik dari hati manusia dengan menggunakan dua kumparan yang mempunyai 2 juta putaran lilitan yang dihubungkan dengan amplifier yang sangat sensitive.Pada tahun 1970, David Cohen dari MIT dengan menggunakan magnetometer SQUID dapat mengukur medan biomagnetik dari hati manusia, kemudian di 1972 dengan menambah kepekaan magnetometer itu ia berhasil mengukur medan magnetik disekitar kepala yang dihasilkan oleh kegiatan otak. Selanjutnya pengamatan empirik menunjukan bahwa penyakit pada jaringan tubuh mengubah medan biomagnetik normal. Sebaliknya medan biomagnetik yang diberikan kepada jaringan organ dapat menghindarkan organ tersebut dari penyakit.
Terciptanya medan magnetik pada manusia dari Struktur hemoglobin dan Polaritas magnetik.ion besi (fe) di hemoglobin, membuat darah bersifat magnetik. cairan tubuh yang mengandung hidrogen (proton) juga bersifat magnetik.Ketika menahan nafas atau bernafas pelan/halus maka jumlah oksigen di paru-paru relatif tetap/terbatas dibandingkan bernafas biasa.
Darah mengalir lewat paru-paru, hemoglobin mengambil oksigen cukup cepat.
pada saat oksigen sedikit maka hemoglobin (yang magnetik) akan "mengantri" dengan energi minimum yaitu dengan arah kutub tiap molekul searah membentuk barisan saling menempel dan kibatnya darah dan tubuh menjadi magnetik.
Dengan melihat hal tersebut di atas,maka mendayagunakan potensi Biomagnitik tubuh untuk kesehatan tubuh dan kebutuhan lainnya,dan hal inilah yang mendorong Maspanji Sangaji Samaguna Indonesia ( MPSSGI ) untuk memperkuat daya medan magnit pada Biomagnetik tubuh manusia dengan latihan latihan yang dikembangkan menurut strata dan jenjeng tertentu.